Martir Terensius dan Neonila dan Anak-anaknya
28 Oktober 2023
Tanpa Kristus dalam hidup kita, maka kita tidak bisa berbuat apa-apa. Santo Terensius berasal dari Suriah, dan menderita bagi Kristus bersama istrinya Neonila dan ketujuh anak mereka: Orang-orang kudus yang mengakui Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat mereka.Bahkan ketika mereka dicambuk dengan kait besi, mereka tidak pernah menyangkal Kristus dalam hidup mereka. Cuka dituangkan ke dalam luka-luka mereka yang kemudian dibakar. Orang-orang kudus saling menguatkan satu sama lain dan berdoa kepada Allah untuk menolong mereka. Dia mengutus para malaikat untuk membebaskan mereka dari belenggu dan menyembuhkan luka-luka mereka. Mengikut Kristus memang tidak mudah, kita perlu menanggung penderitaan terlebih dahulu. Selain itu kita juga perlu tau bahwa Tuhan memberi kita suatu penderitaan itu karena Tuhan mau kita menjadi orang yang bisa berpegang teguh pada iman kita. Dengan bertahan dalam penderitaan, maka seseorang dapat merasakan kasih Allah dalam hidupnya.
Sabtu (2 Korintus 3:12-18; Lukas 6:1-10)
Jangan pernah menghakimi seseorang jika kamu tidak mau dihakimi. Jangan mencintai pelanggaran dalam hidupmu tetapi lawanlah pelanggaran dengan mencintai kebenaran. Seperti kata Rasul Yudas bahwa celakalah mereka yang hidup menurut hawa nafsu mereka, sebab Tuhan akan datang menghakimi mereka (Yudas 1:11-19). Orang yang mencintai kebenaran dan berdiri di dalamnya, mengetahui betapa sulitnya mencapai kebenaran dalam perbuatan dan terlebih lagi dalam perasaan, tidak akan pernah menghakimi. Jika kita memiliki kebenaran dan mau hidup dalam kebenaran, maka kita akan tahu apa yang benar dan yang salah. Pikirkanlah dengan baik tindakan sesama kita dan kita akan menemukan bahwa tindakan tersebut sama sekali tidak memiliki karakter yang serius dan mengerikan seperti yang Anda lihat pada awalnya. Menghakimi seseorang akan menerima juga penghakiman dari Tuhan. Berbuat baik kepada sesama dan jangan pernah menghakimi seseorang karena Tuhan tidak mengingini sifat yang menghakimi.
Catatan:
- Saya sudah membaca saints selama 6 hari dan juga belajar bagaimana menjadi orang yang bisa bertahan dalam penderitaan.
- Saya sudah membaca buku doa sebanyak 5 kali.