
St. Niketas sang Pengaku Iman dari Paphlagonia
13 Oktober 2023
Santo Nikḗtas sang Pengaku Iman dari Paphlagonia adalah seorang bangsawan di istana kekaisaran pada masa pemerintahan Permaisuri Irene dan putranya, Konstantinus. Ia mewakili Permaisuri Irene pada Konsili Ekumenis Ketujuh pada tahun 787, meskipun namanya tidak muncul dalam Kisah Konsili.
Meninggalkan semua jabatan dan kehormatan, Nikḗtas memutuskan untuk menjadi seorang biarawan. Atas permintaan kaisar, ia tidak pergi ke padang gurun, melainkan tetap tinggal di sebuah biara di ibu kota. Ketika Ikonoklas Theophilus menduduki tahta kekaisaran,St. Nikḗtas diusir dari biara oleh para bidat karena menentang ajaran sesat. Dia mengembara untuk waktu yang lama di seluruh negeri.
Referensi: Kita sebagai orang kristen seringkali melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan kehendak Allah, kita juga sering dicobai dalam segala hal. Iman kita juga sering goyah ketika menghadapi sebuah masalah, dan itu akan mendatangkan pikiran-pikiran yang jahat sehingga nous dan jiwa kita dapat mengalami kesakitan dosa akibat dari tindakan-tindakan kita tersebut. Tetapi dari kisah Martir kita diajarkan untuk selalu mempunyai kehidupan yang kudus dihadapan Tuhan dan taat akan perintah-perintah Tuhan. Kita juga harus memiliki kerendahan hati supaya kita tidak mengalami kerusakan nous dan jiwa kita. Berdoa kepada Tuhan supaya dapat memberi kita kekuatan untuk bisa melewati setiap cobaan-cobaan yang selalu ada dalam hidup kita. Tuhan tau apa yang kita butuhkan dan Ia juga tidak pernah meninggalkan kita dalam keadaan apapun, jika kita mau dan melakukan apa yang dikehendaki Tuhan dalam hidup kita.
Jumat (Filipi 1:27-2:4; Lukas 6:17-23)
Tuhan memberkati orang miskin, mereka yang lapar dan menangis, dan mereka yang teraniaya dengan syarat bahwa semuanya itu adalah demi Anak Manusia; ini berarti Dia memberkati kehidupan yang dikelilingi oleh segala macam kebutuhan dan kekurangan. Menurut firman ini, kesenangan, kemudahan, kehormatan bukanlah sesuatu yang baik; memang begitulah adanya. Namun, ketika seseorang bersandar pada hal-hal tersebut, ia tidak menyadarinya. Hanya ketika dia membebaskan dirinya dari mantra mereka, dia melihat bahwa mereka bukanlah yang baik, tetapi hanya bayangan. Jiwa tidak dapat hidup tanpa penghiburan, tetapi itu bukan dari indera; itu tidak dapat hidup tanpa harta, tetapi itu bukan dalam emas dan perak, bukan dalam rumah dan pakaian mewah, bukan dalam kepenuhan eksternal ini; itu tidak dapat bertahan tanpa kehormatan, tetapi itu tidak terletak pada penghambaan manusia. Ada kesenangan lain, ada kemudahan lain, kehormatan spiritual lain, yang mirip dengan jiwa. Dia yang menemukan mereka tidak menginginkan yang eksternal; tidak hanya dia tidak menginginkannya, tetapi dia mencemooh dan membencinya karena mereka menghalangi spiritual, tidak memungkinkan seseorang untuk melihatnya, mereka membuat jiwa dalam kegelapan, kemabukan, dan hantu. Inilah sebabnya mengapa orang-orang seperti itu lebih suka dengan segala kemiskinan jiwa, kesedihan dan ketidakjelasan, merasa nyaman di dalam diri mereka, seperti berada di balik pagar yang aman dari mantra tipu daya dunia.
Referensi: dari ayat alkitab diatas kita diajarkan untuk terus menjaga jiwa kita dari hal-hal yang tidak baik, karena itu akan membuat kita menjadi orang-orang yang dikasihi Tuhan. ketika kita menghadapi suatu masalah, marilah kita untuk terus berpegang teguh pada Tuhan dan meminta tuntunan Tuhan, supaya kita dapat melewati cobaan-cobaan tersebut. Kita sebagai manusia seringkali mengeluh pada sesuatu hal yang dapat membuat kita merusak nous dan jiwa kita, yaitu dengan tindakan-tindakan kita yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. kita juga sering mengalami kekurang dalam berbagai hal, dan itu akan membuat kita semakin takut untuk melakukan tindakan-tindakan yang baik itu karena kekurangan yang ada dalam hidup kita. Tetapi dari ayat alkitab diatas kita diingatkan bahwa Tuhan itu selalu ada bagi setiap orang yang membutuhkan-Nya dan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Jadi teruslah berdoa kepada Tuhan dan taat pada setiap ajaran-ajaran Tuhan supaya kita dijauhkan dari segala kuasa dosa yang ingin menguasai diri kita.
Perawan Martir Paraskeva Dari Roma
14 Oktober 2023
Paraskeva, seorang gadis yang berani dan bijaksana, berhasil menjadi martir dan meruntuhkan penghinaan Antoninus. Dia dianugerahi medali dan mahkota untuk panggilannya yang tinggi. Kami dengan setia memujinya hari ini dan berdoa untuk belas kasihannya.
Santo-santa martir Kristus, yang mengasihi dan merindukan Kristus, menanggung siksaan dan penderitaan demi kasih-Nya. Mereka menerima mahkota kemartiran dari-Nya, dan kita memuliakan dan memuji mereka, yang diberkati oleh Allah. Paraskeva, seorang santa martir, menanggung rasa sakit dan penderitaan yang luar biasa selama kemartirannya. Dia menunjukkan kesabaran dan kelembutan, tidak menyerupai daging. Sebagai pendamping para malaikat, bejana Roh, dan mempelai dari Raja segala raja, pengorbanan Paraskeva sungguh luar biasa. Perawan martir yang menang, Paraskeva yang mulia, doakanlah kami untuk merayakan pertandingan imanmu dan bersyafaat kepada Tuhan untuk pembebasan dari cobaan dan krisis.
Paraskeva, yang memiliki kesucian tubuh yang sempurna dan jiwa yang bersinar, tidak tercela. Dia mengikuti Kristus dalam jejak-Nya, seperti minyak dan parfum yang harum. Dia menjadi perantara Juru Selamat untuk mengampuni kesalahan kita, dan kita menyimpan kenangan tahunannya.
Referensi: orang yang percaya kepada Tuhan dan mau dipimpin oleh Tuhan, kita harus bisa mengasihi dan menerima panggilan kita sebagai hamba Tuhan. Hidup kita akan damai jika berada dalam naungan Tuhan dan berada dalam pimpinan-Nya. Kita sebagai manusia sering berfikir kalau Tuhan itu tidak peduli kepada kita dan Tuhan itu jauh dari kita, ketika kita menghadapiu sebuah masalah dalam hidup kita. Tindakan kita tersebut akan membuat hati Tuhan kecewa kepada kita yang tidak pernah bisa bersyukur dalam segala hal. Dari kisah Martir Paraskeva Dari Roma kita diajarkan untuk selalu menjaga nous kita dari segala kejahatan supaya kita dapat memiliki kehidupan yang kekal. Kita diajarkan untuk menjadi pengikut-pengikut Kristus dan mengikuti jejak-Nya, supaya kita bisa mencapai kodrat kita sebagai manusia yaitu untuk menjadi serupa dengan Kristus. Marilah kita untuk tetap berjaga-jaga dari segala kejahatan yang dapat membuat kita menjauh dari Kristus. Berdoa kepada Tuhan dan lakukan Jesus Prayer dalam setiap apa yang kita lakukan dan dalam kehidupan sehari-hari.
Sabtu (1 Korintus 15:58-16:3; Lukas 5:17-26)
Tetapi supaya kamu tahu bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa, Ia berkata kepada orang lumpuh ini, “Aku berkata kepadamu: Bangunlah, angkatlah tilammu dan pulanglah ke rumahmu.” Pengampunan dosa adalah mukjizat rohani yang bersifat batiniah; kesembuhan dari kelumpuhan adalah mukjizat lahiriah- karya alamiah Allah di dunia, mukjizat fisik. Mengalirnya kuasa Allah dibenarkan dan diteguhkan oleh peristiwa ini di dalam dunia moral dan di dalam pergerakan fenomena-fenomena di dalam dunia fisik. Yang terakhir ini adalah dalam pandangan yang pertama, karena di dalam yang pertama terletak tujuan dari segala sesuatu. Tuhan tidak memaksa kebebasan seseorang, tetapi memberikan pemahaman, menginspirasi, dan membuat kagum. Salah satu sarana terbaik untuk ini adalah mukjizat lahiriah. Hal ini terjadi ketika manusia menjadi makhluk rasional, diperintah oleh kebebasan. Hubungan ini sangat penting sehingga mereka yang menolak tindakan supranatural Allah di dunia juga menolak kebebasan manusia, bersama dengan pengakuan bahwa yang terakhir harus memanggil yang pertama. Di sisi lain, mereka yang mengakui kebenaran tentang pengaruh Allah di dalam dunia di luar arus peristiwa-peristiwa alamiah dapat berkata dengan berani: kita dapat merasakan bahwa kita bebas. Pengakuan akan kebebasan sama kuat dan tak tertahankannya dengan pengakuan akan keberadaan seseorang. Kebebasan sangat menuntut tindakan-tindakan pemeliharaan Allah secara langsung, oleh karena itu pengakuan akan tindakan-tindakan ini sama kuatnya dengan pengakuan akan kebebasan.
Referensi: Dari ayat diatas kita di ajarkan untuk selalu hidup didalam Tuhan bukan hidup dalam tindakan-tindakan kita. Seringkali kita dipaksakan untuk memenuhi keinginan-keinginan daging kita yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan, dan itu akan menuntut kita untuk jatuh kedalam dosa. Tuhan tidak memaksa kebebasan seseorang untuk memilih kehidupannya sendiri, tetapi Tuhan mau kita selalu fokus pada ajaran-ajaran yang dapat membawa kita ke hal-hal yang lebih baik lagi. Supaya kita tidak terus menerus hidup didalam kedagingan yang dapat merusak relasi kita dengan Tuhan. Untuk itu marilah kita mengendalikan keinginan-keinginan daging kita yang besar dan marilah kita untuk terus berdoa supaya Tuhan dapat memimpin setiap jalan hidup kita kejalan yang lebih baik lagi, sehingga nama Tuhan selalu dimuliakan didalam hidup kita.
Ikon Theotokos Pengganda Gandum
15 Oktober 2023
Ikon Bunda Allah (Theotokos) “Pengganda Gandum”, dilukis atas restu dari Penatua Ambrosius (10 Oktober) dari biara padang gurun Visitasi Optina. St. Ambrosius, seorang pertapa besar Rusia pada abad ke-19, memiliki iman yang sangat kuat terhadap Bunda Allah. Secara khusus, ia menghormati semua Hari Raya Bunda Allah, dan pada hari-hari ini ia melipatgandakan doanya. Mukjizat pertama dari ikon suci ini disaksikan pada tahun 1891, ketika di seluruh Rusia terjadi kelaparan akibat gagal panen. Namun, di distrik Kaluga dan di ladang biara Shamordino, biji-bijian diproduksi. Pada 1892, setelah kematian St. Ambrosius, pelayannya Yohanes Cherepanov mengirim salinan ikon tersebut ke biara perempuan Pyatnitsa di distrik Voronezh. Di daerah ini ada ancaman kekeringan dan kelaparan, tetapi segera setelah Molieben dirayakan di depan ikon “Pengganda Gandum”, hujan turun dan mengakhiri kekeringan.
Referensi: Kita sebagai orang-orang yang berdosa, seringkali dalam hidup ini kita lupa untuk bersyukur kepada Tuhan dan jarang sekali berdoa kepada-Nya. Ikon Bunda Allah (Theotokos) “Pengganda Gandum”, dilukis atas restu dari Penatua Ambrosius (10 Oktober) dari biara padang gurun Visitasi, kita juga diajarkan untuk selalu percaya kepada Allah dan menaruh harapan kepada-Nya supaya apa yang kita lakukan atau yang kita kerjakan menjadi kemuliaan Tuhan. Mujizat Tuhan akan nyata dalam hidup kita jikalau kita selalu berdoa dan memiliki keyakinan serta iman yang teguh kepada Allah. Jagalah nous serta jiwa kita dari segala kuasa dosa sehingga kita tidak dikuasai oleh keingina-keinginan daging kita yang dapat merusak nous kita. Jikalau nous kita rusak, maka kodrat kita sebagai manusia akan melenceng dari apa yang menjadi kodrat kita yaitu untuk menjadi serupa dengan Allah. Jadi untuk itu jagalah hati untuk Tuhan supaya kita bisa mencapai kodrat kita untuk menjadi serupa dengan Allah dan bisa memperoleh keselamatan dari pada Tuhan.
Hari Minggu Kesembilan Belas Setelah Pentakosta (2 Korintus 11:31-12:9; Lukas 6:31-36)
Perintah yang paling mendasar dan utama adalah kasih! Ini adalah sebuah kata yang kecil, tetapi kata ini mengungkapkan sesuatu yang mencakup segalanya. Sangat mudah bagi kita mengatakan, “Kita harus mengasihi,” tetapi tidak mudah untuk mencapai kasih pada tingkat yang diperlukan. Juga tidak begitu jelas bagaimana cara mencapainya; itulah sebabnya Juru Selamat mengelilingi perintah ini dengan aturan-aturan lain yang menjelaskan: kasihilah seperti dirimu sendiri; dan segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.
Referensi: dari ayat alkitab diatas kita diajarkan untuk selalu berbuat kasih baik itu kepada sesama kita, musuh kita dan terlebih-lebih kepada Tuhan. terkadang kita sebagai manusia seringkali berfikir bahwa berbuat kasih itu sangat susah untuk kita lakukan apalagi berbuat kasih kepada musuh kita. itu merupakan suatu cara yang sangat susah untuk kita kerjakan dalam hidup kita yaitu berbuat kasih kepada sesama. Tetapi pada ayat alkitab diatas kita diajarkan untuk berbuat kasih kepada semua orang sama seperti Kristus yang telah memberikan kasin-Nya kepada kita, ketika Ia mati diatas kayu salib untuk menebus dosa-dosa kita. dengan berbuat kasi maka kita akan memperoleh kasih dari Tuhan, sehingga nous kita dapat dimurnikan kembali dan disucikan kembali dengan kasih Kristus didalam hidup kita.
St. Eupraxia, Putri Pskov
16 Oktober 2023
Santa Eupraxia, Putri Pskov (Euphrosynē di dunia), adalah putri Pangeran Rogvol’d Borisovich dari Polotsk, dan bibi dari Pangeran Dovmont-Timotius yang kudus (20 Mei). Ia juga merupakan istri Pangeran Yaroslav Vladimirovich dari Pskov. Pangeran Yaroslav melarikan diri dari Pskov ke Livonia, dan di sana ia menikahi seorang wanita Jerman. Bersama para ksatria Teutonik, ia melakukan beberapa serangan ke wilayah Rusia, dan pada 1231 ia berhasil merebut Izborsk. Setelah kepergian suaminya, Euphrosynē mengabdikan dirinya untuk melakukan karya-karya kesalehan. Pada tahun 1243, ia membangun sebuah biara di tepi Sungai Velika dan mendedikasikannya untuk St. Yohanes Pembaptis. Diyakini bahwa ia menjadi pemimpin biara tersebut. Sepuluh hari setelah kemartiran St. Eupraxia, keajaiban terjadi di atas makamnya, ketika mur keluar dari ikon Juru Selamat. Ikon itu disebut “Juru Selamat yang memancarkan mur.” Santa Eupraxia muncul di dua ikon. Di salah satunya, ia digambarkan sedang berdoa bersama Yohanes Pembaptis dan Rasul Andreas yang Dipanggil Pertama. Ikon lainnya berada di samping ikon Juru Selamat yang penuh keajaiban.
Referensi: manusia telah jatuh dalam dosa dan telah mengalami kerusakan Nous akibat dosa yang telah dilakukannya. Kita orang kristen yang percaya kepada Tuhan juga telah mengalami kerusakan nous dan jiwa. Maka dari itu kita membuthkan Allah untuk menyembuhkan nous kita yang telah rusak sehingga bisa berfungsi kembali. Salah satu cara untuk menyucikan nous kita yang telah rusak, maka kita harus melakukan apa yang dikehendaki Tuhan dalam hidup kita, dengan berdoa serta belajar untuk mengenal Allah dan hidup didalam Tuhan sehingga nous yang telah rusak dapat dipulihkan kembali oleh Tuhan. kita akan memperoleh keselamatan dari Tuhan jikalau kita melakukan apa yang dikehendaki Allah dalam diri kita. miliki iman yang teguh kepada Tuhan dan jangan pernah maragukan kasih Allah dalam hidup kita sehingga nous yang telah rusak menjadi berfungsi kembali dengan pertolongan Tuhan dalam hidup kita.
Senin (Filipi 2:12-16; Lukas 6:24-30)
Celakalah mereka yang kaya, yang kenyang, yang tertawa, dan yang dipuji. Tetapi kebaikan akan datang kepada mereka yang menanggung segala tuduhan yang tidak benar, pemukulan, perampokan, dan kesukaran. Hal ini sangat berlawanan dengan apa yang biasanya dipikirkan dan dirasakan oleh manusia! Pikiran Allah jauh dari pikiran manusia seperti jauhnya langit dari bumi. Bagaimana lagi? Kita sedang berada dalam pembuangan; dan bukan hal yang luar biasa bagi mereka yang berada dalam pembuangan untuk tersinggung dan dihina. Kita berada di bawah penebusan dosa; penebusan dosa terdiri dari kekurangan dan kerja keras. Kita sakit; dan yang paling berguna bagi orang sakit adalah obat-obatan yang pahit. Juru Selamat sendiri sepanjang hidup-Nya tidak memiliki tempat untuk meletakkan kepala-Nya, dan Dia mengakhiri hidup-Nya di kayu salib – mengapa para pengikut-Nya harus memiliki hidup yang lebih baik? Roh Kristus adalah roh yang siap untuk menderita dan menanggung dengan baik segala sesuatu yang menyedihkan. Kenyamanan, kesombongan, kemegahan, dan kemudahan semuanya asing bagi pencarian dan seleranya. Jalannya terbentang di padang gurun yang tak berbuah dan suram. Modelnya adalah pengembaraan bangsa Israel selama empat puluh tahun di padang gurun. Siapa yang mengikuti jalan ini? Setiap orang yang melihat Kanaan di seberang padang gurun, yang berlimpah dengan susu dan madu. Selama pengembaraannya, ia juga menerima manna, namun bukan dari bumi, melainkan dari surga; bukan secara jasmani, melainkan secara rohani. Semua kemuliaan ada di dalam.
Referensi: dari ayat diatas kita diajarkan untuk kita adalah orang berdosa dan memerlukan penebusan dari Allah supaya kita dibebaskan dari segala dosa tersebut. Pikiran Allah jauh dari pikiran manusia seperti jauhnya langit dan bumi. Pikiran manusia memikirkan bagaimana supaya memiliki harta yang banyak dan memikirkan kalau Tuhan tidak akan menebus dosa-dasanya atau mengampuninya. Tetapi Tuhan tidak berfikir seperti apa yang dipikirkan manusia Tuhan ingin kita menjadi orang-orang yang bebas dari segala jerat dosa yang telah memenuhi kehidupan kita. kita berada dibawah penebusan dosa, maka dari itu kita perlu melakukan kerja keras untuk mencari Tuhan dan menyadari segala dosa yang telah kita lakukan. Ketika kita telah mengalami pertobatan, maka kita harus bisa hidup didalam Tuhan dengan selalu berdoa dan bersyukur kepada Tuhan atas setiap anugerah yang telah kita terima dari Tuhan.
Ikon Theotokos Pembebas
17 Oktober 2023
Pada awal abad XIX, pertapa yang luar biasa, Konstantinus Theodoulos, adalah seorang biarawan di Gunung Athos. Sesepuh ini memiliki sebuah Ikon Theotokos yang sangat menakjubkan, yang telah dilukis sekitar 150 tahun sebelumnya. Setelah pertapa ini meninggal, Ikon tersebut diwariskan kepada murid Konstantinus, biarawan Martinian, yang tiba di Gunung Athos dari Yunani pada tahun 1821. Pada awal tahun 1841, Martinian meninggalkan Gunung Athos dan pergi ke kota Mavrovonē di keuskupan Sparta, di mana banyak mukjizat terjadi.
Penduduk di tempat itu mengalami bencana yang mengerikan: ladang, hutan, dan hampir semua tanaman mereka dihancurkan oleh belalang. Bergerak maju dalam massa yang banyak, belalang itu menghancurkan semua yang ada di jalan mereka. Pelarian belalang itu membawa mereka tepat ke kota Marathon. Pihak berwenang setempat menyuruh penduduk dari rumah mereka ke ladang, memaksa mereka untuk mengumpulkan serangga yang merusak, membuangnya ke dalam lubang, dan kemudian membakarnya, tetapi semua tindakan ini tidak efektif. Tampaknya semakin banyak belalang yang mereka bunuh, semakin banyak pula jumlahnya.
Orang-orang kehilangan semua harapan sehingga mereka berseru Moleben (doa), tetapi bencana tidak kunjung berakhir. Dengan ketakutan, penduduk desa berpaling kepada imam Alexis, seorang abdi Allah, yang tinggal di sebuah biara di dekat distrik yang malang itu. Dengan membawa beberapa relik suci, sang penyembah Allah ini menyarankan mereka untuk mengadakan Moleben dengan Prosesi Salib ke ladang mereka
Berita tentang mukjizat yang luar biasa ini menyebar ke seluruh penjuru daerah itu. Banyak orang yang menderita kelemahan fisik dan rohani berbondong-bondong datang kepada Ikon Bunda Allah dengan penuh iman. Rumah kecil sang Penatua selalu penuh sesak dengan orang-orang dan ia memutuskan untuk bersembunyi dari mereka, tetapi mereka menemukannya lagi.
Referensi: kita sebagai orang Kristen seringkali mengalami bencana yang dapat menggoyahkan iman kita kepada Tuhan, bahkan kita sering mengira kalau Tuhan tidak mengasihi kita makanya Ia memberi bencana kepada kita. Tindakan-tindakan kita tersebut membuat kita menjauh dari Tuhan dan memilih untuk tidak percaya kalau Tuhan mengasihi kita. Tetapi dari kisah Martir kita diajarkan untuk selalu berpegang teguh pada Allah bahwasanya Allah tidak pernah meninggalkan kita dan Ia juga mengasihi kita sehingga memberi kita cobaan-cobaan yang berat supaya kita dapat menjadi orang-orang yang kuat dalam menghadapi masalah-masalah hidup. Untuk bisa melewati setiap bencana hidup yang selalu ada dalam hidup kita, maka kita perlu Tuhan untuk memberi kita kekuatan supaya kita mampu melewati setiap cobaan-cobaan tersbut dengan berdoa dan melakukan apa yang dikehendaki Tuhan dalam hidup kita samapi kita dapat melewati cobaan tersebut. Tuhan tau kalau kita dapat melewati cobaan yang datang dalam hidup kita dan Tuhan tidak pernah memberi kita cobaan yang melampaui kekuatan kita, jadi kita harus selalu bersyukur dalam keadaan apapun.
Selasa (Filipi 2:17-23; Lukas 6:37-45)
Jangan menghakimi, tetapi mengampuni dan memberi… Sepertinya hal ini tidak ada gunanya, tidak ada manfaatnya. Tetapi lihatlah apa yang dijanjikan: jika kamu tidak menghakimi, kamu tidak akan dihakimi; jika kamu mengampuni, kamu akan diampuni; jika kamu memberi, kamu akan diberi. Saat ini manfaatnya belum terlihat, tetapi pasti akan datang bagi orang yang melakukan pengorbanan ini dari dalam hati – itu akan datang tepat pada saat ia sangat membutuhkan pengampunan dan tidak mengutuk. Betapa ia akan bersukacita ketika ia tiba-tiba dibuat layak untuk menerima hadiah-hadiah yang begitu baik seolah-olah tanpa bayaran! Dan sebaliknya, betapa orang lain akan bersedih dan berduka, karena ia tidak tahu bagaimana mengelola hartanya dengan baik! Ia sekarang ingin mengampuni segala sesuatu dan memberikan segalanya, tetapi sudah terlambat, segala sesuatu ada waktunya. Tidak semua orang mengejar keuntungan yang langsung masuk ke tangan mereka, segera setelah pengeluaran. Pepatah Rusia mengatakan, lemparlah roti dan garam di belakang kamu, maka kamu akan menemukannya di depanmu. Tindakan semacam ini benar-benar seperti melempar sesuatu, tetapi dalam hal ini tidak dilemparkan ke bawah kaki untuk diinjak-injak, tetapi ke tangan Tuhan. Tangan-tangan ini adalah tangan yang benar, dan pasti akan mengembalikan apa yang mereka terima. Berpeganglah pada iman dan pengharapan.
Referensi: Ayat alkitab diatas mengajarkan kita untuk tidak saling menghakimi satu sama lain, tetapi kita harus bisa saling mengampuni setiap orang yang telah berbuat jahat kepada kita dan menciptakan kasih kepada mereka yang menganggap kita sebagai musuh. Tuhan mengajarkan kita untuk saling mengampuni bukan saling menghakimi satu dengan yang lain, tetapi marilah untuk terus menjadi orang-orang yang penuh dengan kasih sama seperti Kristus yang telah mengampuni kita dan yang telah mengasihi kita.
Ikon Theotokos Machairotissa
18 Oktober 2023
Ikon Machairotissa (Μαχαιριώτισσα) adalah ikon keajaiban Bunda Maria di Biara Machaira Suci di Siprus. Ikon ini secara historis dan spiritual terkait dengan Biara, yang namanya diambil dari sejarah Ikon tersebut.
Ikon ini diyakini sebagai salah satu dari 70 ikon Theotokos yang dilukis oleh Rasul Lukas, dan pada saat itu terletak di atas Soros Suci (peti yang berisi Jubah dan Selempang Theotokos) di gereja Bunda Maria di Blachernae (Lihat 2 Juli dan 31 Agustus). Hal ini diperkuat oleh tulisan “Hagiosoritissa” pada Ikon, yang kemudian diubah menjadi “Machairiotissa,” dari kata Yunani artinya “pisau” (μαχαίρι). Menurut tradisi lisan, seorang pertapa membawa Ikon Hagiosoritissa ke Siprus dari Konstantinopel selama periode Ikonoklastik (716 – 843), dan menetap di sebuah gua di lokasi di mana biara itu berdiri saat ini. Setelah pertapa tersebut menghadap Tuhan, Ikon tersebut dilupakan dan pintu masuk gua disegel hingga abad XII, ketika Theotokos memberikan pisau kepada para pertapa suci Neophytos dan Ignatius (13 Desember), agar mereka dapat memotong semak-semak dan menemukan Ikon tersebut. Ketika St. Neofitos beristirahat, seorang biarawan tua lainnya, Pastor Prokopios, bergabung dengan Ignatius. Persaudaraan mereka semakin besar, sehingga kedua Pastor ini memutuskan untuk membangun sebuah biara yang akan diatur sesuai dengan aturan cenobitic yang diikuti oleh pusat-pusat biara besar pada masa itu.
Referensi: Ikon Theotokos Machairotissa adalah suatu keajaiban Bunda Maria di Biara Machaira Suci di Siprus. Dalam kehidupan kita orang berdosa yang telah dikuasai oleh keinginan-keinginan daging yang dapat menjauhkan kita dari Tuhan. marilah kita untuk meminta pertolongan Tuhan, karena kita adalah orang berdosa dan telah mengalami kerusakan nous. Jadi untuk itu berdoa kepada Tuhan supaya kita dapat memperoleh pengampunan dari Tuhan sehinggga nous kita yang telah rusak dapat dipulihkan kembali oleh Tuhan. berdoa dan bersyukur kepada Tuhan serta melakukan apa yang dikehendaki Allah dalam hidup kita itu adalah salah satu cara untuk menyucikan dan menyembuhkan nous kita yang telah rusak dan dapat di berfungsi kembali lewt tindakan-tindakan kita yang sesuai dengan kehendak-Nya.
Rabu (Filipi 2:24-30; Lukas 6:46-7:1)
Mengapa kamu memanggil Aku: Tuhan, Tuhan, tetapi tidak melakukan apa yang Kukatakan? Mengapa mereka memanggil Dia Tuhan, tetapi tidak melakukan kehendak Tuhan, artinya, mengapa mereka tidak mengakui ketuhanan-Nya dalam perbuatan mereka? Karena mereka hanya memanggil dengan lidah mereka, dan tidak dengan hati mereka. Seandainya hati mereka mengucapkan, “Tuhan, Engkaulah Tuhanku,” maka kesiapan yang sempurna akan ada di dalamnya untuk tunduk kepada Dia yang mereka akui sebagai Tuhan mereka. Namun karena mereka tidak memiliki hal ini, maka perbuatan mereka tidak sesuai dengan lidah mereka, sedangkan perbuatan selalu sesuai dengan hati. Baiklah, jadi tidak ada gunanya memanggil, “Tuhan, Tuhan”? Tidak, tidak demikian. Tetapi penting untuk membuat kata-kata lahiriah sesuai dengan kata-kata batin yaitu perasaan dan watak hati. Duduklah dan renungkanlah Tuhan dan dirimu sendiri: siapakah Tuhan dan siapakah saya? Pikirkanlah apa yang telah dan masih dilakukan Tuhan untuk kamu, mengapa kamu hidup dan bagaimana hal itu akan berakhir. Kamu akan segera sampai pada keyakinan bahwa tidak ada cara lain selain dengan teguh memenuhi seluruh kehendak Tuhan; tidak ada jalan lain bagi kita. Keyakinan ini melahirkan kesiapan untuk memenuhi dalam perbuatan apa yang diungkapkan oleh kata “Tuhan”. Dengan kesiapan seperti itu, sebuah kebutuhan akan pertolongan dari atas akan terbangun, dan dari situ muncullah doa: “Tuhan, Tuhan! Tolonglah saya dan berikanlah saya kekuatan untuk berjalan dalam kehendak-Mu.” Dan panggilan ini akan berkenan kepada Tuhan.
Referensi: dari ayat alkitab diatas kita diajarkan untuk selalu percaya kepada Tuhan dan melakukan apa yang dikehendaki Tuhan dalam hidup kita. Tuhan telah menebus segala dosa kita dan telah menyembuhkan nous kita yang sudah tidak berfungsi kembali dan menjadi berfungsi kembali. Berdoa, beribadah serta memiliki kerendahan hati itu adalah cara kita untuk menyucikan hati kita yang telah rusak dan hubungan kita dengan Tuhan menjadi lebih baik lagi jika kita melakukan apa yang dikehendaki oleh Tuhan dalam hidup kita. mengendalikan segala keinginan daging kita dan memilih hidup didalam Tuhan dan memiliki kehidupan yang kudus.
Nabi Yoel
19 Oktober 2023
Nabi Yoel (800 SM) menubuatkan kehancuran Yerusalem. Ia juga menubuatkan bahwa Roh Kudus akan dicurahkan ke atas semua orang, melalui Juru Selamat dunia (Yoel 2:28-32).
Penulis nyanyian rohani Anatolius menghubungkan nubuat Yoel dengan Kelahiran Tuhan. Dalam Pujian di Matins pada hari Minggu setelah Kelahiran, ia merujuk pada Yoel 2:30, mengatakan bahwa darah merujuk pada Inkarnasi, api pada Keilahian, dan tiang-tiang asap pada Roh Kudus.
Referensi: kita sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, kita diajarkan untuk memiliki kehidupan yang kudus, dan mau menjadi pengikut-pengikut Kristus yang setia didalam Tuhan. Yoel adalah orang yang memiliki keyakinan yang teguh kepada Allah, dan yang percaya kepada Allah sebagai Juru Selamat umat manusia. Jadi untuk itu marilah kita menjadi orang-orang yang dipimpin oleh Tuhan dan orang-orang yang mau mengikut Tuhan kedalam jalan yang terang. Kita harus percaya bahwa Tuhan adalah Juru Selamat kita, jangan pernah menyangkal Tuhan dalam hidup kita dan terus berdoa supaya Tuhan menyertai kehidupan kita dan memberkati kehidupan kita.
Kamis (Filipi 3:1-8; Lukas 7:17-30)
Nabi Yohanes Pembaptis mengutus para muridnya untuk bertanya kepada Tuhan: apakah Dia yang harus datang? Atau haruskah mereka mencari yang lain? Ia tidak menanyakan hal ini untuk dirinya sendiri, tetapi untuk murid-muridnya, karena ia tahu persis siapa Yesus Kristus, karena ia diberitahu tentang hal ini dari surga. Murid-murid mencari jawaban atas pertanyaan ini bukan karena rasa ingin tahu yang kosong, tetapi karena keinginan yang tulus untuk mengetahui kebenaran. Kepada orang-orang seperti ini, tidak perlu banyak bicara; Tuhan tidak berbicara, hanya menunjukkan apa yang telah dicapai oleh-Nya pada waktu itu. Perbuatan-perbuatan ilahi menjadi saksi keilahian-Nya. Hal itu begitu jelas sehingga para penanya tidak lagi bertanya. Inilah yang selalu terjadi. Kuasa Allah hidup di dalam Gereja; seorang pencari kebenaran yang tulus akan segera merasakannya dan yakin akan kebenaran ini. Kepastian melalui pengalaman ini mengakhiri semua pertanyaan dan sepenuhnya menenangkan. Orang yang tidak mau percaya, dan setelah kehilangan imannya, mulai mencari di dalam Gereja dan Kekristenan bukan dasar-dasar iman, tetapi alasan-alasan untuk membenarkan ketidakpercayaannya, tidak akan menemukan petunjuk-petunjuk yang memuaskan. Ia menganggap ketidakpercayaannya beralasan, meskipun dasar-dasarnya kecil dan tidak signifikan. Hatinya menginginkan hal ini itulah sebabnya semuanya dapat ditoleransi.
Referensi: Dari ayat alkitab diatas kita diingatkan untuk bisa selalu menjaga iman kita kepada Kristus dengan taat beribadah kepada-Nya dan melakukan apa yang sesuai dengan kehendak Allah. Terkadang kita sering melupakan Allah dalam hidup kita, yaitu dengan tidak berdoa kepada Tuhan dan melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan kehendak Allah. Marilah kita terus percaya kepada Tuhan, bahwa Ia adalah Juru selamat kita dan yang akan mengaruniakan kepada kita keselamatan serta kehidupan yang kekal. Lakukanlah apa yang bisa menyenangkan hati Tuhan dan tetap berjaga-jaga dari segala kuasa duniawi yaitu keinginan daging kita. seringkali kita tidak bisa mengendalikan diri kita akan keinginan-keinginan daging kita yang bisa merugikan orang lain dan yang bisa membuat Tuhan kecewa. Untuk mengatasi keinginan-keinginan daging kita yang tidak bisa kita kendalikan itu, maka kita membutuhkan Tuhan, pimpinan Tuhan supaya kita dapat mengendalikan apa yang menjadi keinginan-keinginan kita tersebut. Berdoalah kepada Tuhan dan tetap taat pada setiap pimpinan Tuhan supaya nous dan jiwa kita dapat dijauhkan dari segala sakit dosa. Sehingga kita dapat memperoleh kodrat kita sebagai manusia yaitu untuk menjadi serupa dengan Allah.
JESUS PRAYER
Jesus Prayer merupakan doa yang sangat sederhana, dapat diingat dalam hitungan menit dan dapat kita lakukan saat melakukan segala sesuatu. Begitu penuh dengan kebijaksanaan yang sangat memiliki arti yang dalam, sehingga orang yang selalu melakukan Jesus Prayer akan hidup secara rohani dan dapat mengingatnya dalam keadaan apapun. Dengan melakukan Jesus Prayer orang dapat memiliki kerendahan hati serta mampu melewati setiap masalah yang hadir dalam hidupnya. Kita dapat melakukan Jesus Prayer dengan memohon pengampunan dari Tuhan serta meminta kasih karunia Tuhan untuk memimpin setiap kehidupan kita agar nous kita dapat terjaga dari segala hukum dosa. Doa adalah kehidupan rohani orang kristen yang percaya kepada Tuhan, doa sangat penting bagi kehidupan kita karena merangkum semua inti dari iman kita. Jesus Prayer bertujuan untuk mengalami penyatuan dengan Tuhan dan membawa kita dalam hadirat Tuhan. Jesus Prayer menuntut kita menuju arah keilahian Kristus. Doa juga merupakan cara manusia untuk bisa terhubung dengan Allah dan juga dapat membawa kita kepada keselamatan akan Allah. Jadi marilah kita untuk melakukan Jesus Prayer dalam keadaan apapun, doa ini dapat membantu kita untuk bis melewati setiap cobaan-cobaan yang terus berganti didalam hidup kita. jadi lakukanlah Jesus Prayer supaya kita dapat mendapat keselamatan dari Allah dan sehingga Nous dan Jiwa kita tetap terjaga dari segala dosa dan kita dapat hidup didalam iman kita kepada Kristus. Dengan melakukan Jesus Prayer kita dapat terbebas dari dosa dan sehingga nous kita dapat terjaga dari segala kuasa dosa.
13 Oktober 2023
Santo Nikḗtas sang Pengaku Iman dari Paphlagonia adalah seorang bangsawan di istana kekaisaran pada masa pemerintahan Permaisuri Irene dan putranya, Konstantinus. Ia mewakili Permaisuri Irene pada Konsili Ekumenis Ketujuh pada tahun 787, meskipun namanya tidak muncul dalam Kisah Konsili.
Meninggalkan semua jabatan dan kehormatan, Nikḗtas memutuskan untuk menjadi seorang biarawan. Atas permintaan kaisar, ia tidak pergi ke padang gurun, melainkan tetap tinggal di sebuah biara di ibu kota. Ketika Ikonoklas Theophilus menduduki tahta kekaisaran,St. Nikḗtas diusir dari biara oleh para bidat karena menentang ajaran sesat. Dia mengembara untuk waktu yang lama di seluruh negeri.
Referensi: Kita sebagai orang kristen seringkali melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan kehendak Allah, kita juga sering dicobai dalam segala hal. Iman kita juga sering goyah ketika menghadapi sebuah masalah, dan itu akan mendatangkan pikiran-pikiran yang jahat sehingga nous dan jiwa kita dapat mengalami kesakitan dosa akibat dari tindakan-tindakan kita tersebut. Tetapi dari kisah Martir kita diajarkan untuk selalu mempunyai kehidupan yang kudus dihadapan Tuhan dan taat akan perintah-perintah Tuhan. Kita juga harus memiliki kerendahan hati supaya kita tidak mengalami kerusakan nous dan jiwa kita. Berdoa kepada Tuhan supaya dapat memberi kita kekuatan untuk bisa melewati setiap cobaan-cobaan yang selalu ada dalam hidup kita. Tuhan tau apa yang kita butuhkan dan Ia juga tidak pernah meninggalkan kita dalam keadaan apapun, jika kita mau dan melakukan apa yang dikehendaki Tuhan dalam hidup kita.
Jumat (Filipi 1:27-2:4; Lukas 6:17-23)
Tuhan memberkati orang miskin, mereka yang lapar dan menangis, dan mereka yang teraniaya dengan syarat bahwa semuanya itu adalah demi Anak Manusia; ini berarti Dia memberkati kehidupan yang dikelilingi oleh segala macam kebutuhan dan kekurangan. Menurut firman ini, kesenangan, kemudahan, kehormatan bukanlah sesuatu yang baik; memang begitulah adanya. Namun, ketika seseorang bersandar pada hal-hal tersebut, ia tidak menyadarinya. Hanya ketika dia membebaskan dirinya dari mantra mereka, dia melihat bahwa mereka bukanlah yang baik, tetapi hanya bayangan. Jiwa tidak dapat hidup tanpa penghiburan, tetapi itu bukan dari indera; itu tidak dapat hidup tanpa harta, tetapi itu bukan dalam emas dan perak, bukan dalam rumah dan pakaian mewah, bukan dalam kepenuhan eksternal ini; itu tidak dapat bertahan tanpa kehormatan, tetapi itu tidak terletak pada penghambaan manusia. Ada kesenangan lain, ada kemudahan lain, kehormatan spiritual lain, yang mirip dengan jiwa. Dia yang menemukan mereka tidak menginginkan yang eksternal; tidak hanya dia tidak menginginkannya, tetapi dia mencemooh dan membencinya karena mereka menghalangi spiritual, tidak memungkinkan seseorang untuk melihatnya, mereka membuat jiwa dalam kegelapan, kemabukan, dan hantu. Inilah sebabnya mengapa orang-orang seperti itu lebih suka dengan segala kemiskinan jiwa, kesedihan dan ketidakjelasan, merasa nyaman di dalam diri mereka, seperti berada di balik pagar yang aman dari mantra tipu daya dunia.
Referensi: dari ayat alkitab diatas kita diajarkan untuk terus menjaga jiwa kita dari hal-hal yang tidak baik, karena itu akan membuat kita menjadi orang-orang yang dikasihi Tuhan. ketika kita menghadapi suatu masalah, marilah kita untuk terus berpegang teguh pada Tuhan dan meminta tuntunan Tuhan, supaya kita dapat melewati cobaan-cobaan tersebut. Kita sebagai manusia seringkali mengeluh pada sesuatu hal yang dapat membuat kita merusak nous dan jiwa kita, yaitu dengan tindakan-tindakan kita yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. kita juga sering mengalami kekurang dalam berbagai hal, dan itu akan membuat kita semakin takut untuk melakukan tindakan-tindakan yang baik itu karena kekurangan yang ada dalam hidup kita. Tetapi dari ayat alkitab diatas kita diingatkan bahwa Tuhan itu selalu ada bagi setiap orang yang membutuhkan-Nya dan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Jadi teruslah berdoa kepada Tuhan dan taat pada setiap ajaran-ajaran Tuhan supaya kita dijauhkan dari segala kuasa dosa yang ingin menguasai diri kita.
Perawan Martir Paraskeva Dari Roma
14 Oktober 2023
Paraskeva, seorang gadis yang berani dan bijaksana, berhasil menjadi martir dan meruntuhkan penghinaan Antoninus. Dia dianugerahi medali dan mahkota untuk panggilannya yang tinggi. Kami dengan setia memujinya hari ini dan berdoa untuk belas kasihannya.
Santo-santa martir Kristus, yang mengasihi dan merindukan Kristus, menanggung siksaan dan penderitaan demi kasih-Nya. Mereka menerima mahkota kemartiran dari-Nya, dan kita memuliakan dan memuji mereka, yang diberkati oleh Allah. Paraskeva, seorang santa martir, menanggung rasa sakit dan penderitaan yang luar biasa selama kemartirannya. Dia menunjukkan kesabaran dan kelembutan, tidak menyerupai daging. Sebagai pendamping para malaikat, bejana Roh, dan mempelai dari Raja segala raja, pengorbanan Paraskeva sungguh luar biasa. Perawan martir yang menang, Paraskeva yang mulia, doakanlah kami untuk merayakan pertandingan imanmu dan bersyafaat kepada Tuhan untuk pembebasan dari cobaan dan krisis.
Paraskeva, yang memiliki kesucian tubuh yang sempurna dan jiwa yang bersinar, tidak tercela. Dia mengikuti Kristus dalam jejak-Nya, seperti minyak dan parfum yang harum. Dia menjadi perantara Juru Selamat untuk mengampuni kesalahan kita, dan kita menyimpan kenangan tahunannya.
Referensi: orang yang percaya kepada Tuhan dan mau dipimpin oleh Tuhan, kita harus bisa mengasihi dan menerima panggilan kita sebagai hamba Tuhan. Hidup kita akan damai jika berada dalam naungan Tuhan dan berada dalam pimpinan-Nya. Kita sebagai manusia sering berfikir kalau Tuhan itu tidak peduli kepada kita dan Tuhan itu jauh dari kita, ketika kita menghadapiu sebuah masalah dalam hidup kita. Tindakan kita tersebut akan membuat hati Tuhan kecewa kepada kita yang tidak pernah bisa bersyukur dalam segala hal. Dari kisah Martir Paraskeva Dari Roma kita diajarkan untuk selalu menjaga nous kita dari segala kejahatan supaya kita dapat memiliki kehidupan yang kekal. Kita diajarkan untuk menjadi pengikut-pengikut Kristus dan mengikuti jejak-Nya, supaya kita bisa mencapai kodrat kita sebagai manusia yaitu untuk menjadi serupa dengan Kristus. Marilah kita untuk tetap berjaga-jaga dari segala kejahatan yang dapat membuat kita menjauh dari Kristus. Berdoa kepada Tuhan dan lakukan Jesus Prayer dalam setiap apa yang kita lakukan dan dalam kehidupan sehari-hari.
Sabtu (1 Korintus 15:58-16:3; Lukas 5:17-26)
Tetapi supaya kamu tahu bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa, Ia berkata kepada orang lumpuh ini, “Aku berkata kepadamu: Bangunlah, angkatlah tilammu dan pulanglah ke rumahmu.” Pengampunan dosa adalah mukjizat rohani yang bersifat batiniah; kesembuhan dari kelumpuhan adalah mukjizat lahiriah- karya alamiah Allah di dunia, mukjizat fisik. Mengalirnya kuasa Allah dibenarkan dan diteguhkan oleh peristiwa ini di dalam dunia moral dan di dalam pergerakan fenomena-fenomena di dalam dunia fisik. Yang terakhir ini adalah dalam pandangan yang pertama, karena di dalam yang pertama terletak tujuan dari segala sesuatu. Tuhan tidak memaksa kebebasan seseorang, tetapi memberikan pemahaman, menginspirasi, dan membuat kagum. Salah satu sarana terbaik untuk ini adalah mukjizat lahiriah. Hal ini terjadi ketika manusia menjadi makhluk rasional, diperintah oleh kebebasan. Hubungan ini sangat penting sehingga mereka yang menolak tindakan supranatural Allah di dunia juga menolak kebebasan manusia, bersama dengan pengakuan bahwa yang terakhir harus memanggil yang pertama. Di sisi lain, mereka yang mengakui kebenaran tentang pengaruh Allah di dalam dunia di luar arus peristiwa-peristiwa alamiah dapat berkata dengan berani: kita dapat merasakan bahwa kita bebas. Pengakuan akan kebebasan sama kuat dan tak tertahankannya dengan pengakuan akan keberadaan seseorang. Kebebasan sangat menuntut tindakan-tindakan pemeliharaan Allah secara langsung, oleh karena itu pengakuan akan tindakan-tindakan ini sama kuatnya dengan pengakuan akan kebebasan.
Referensi: Dari ayat diatas kita di ajarkan untuk selalu hidup didalam Tuhan bukan hidup dalam tindakan-tindakan kita. Seringkali kita dipaksakan untuk memenuhi keinginan-keinginan daging kita yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan, dan itu akan menuntut kita untuk jatuh kedalam dosa. Tuhan tidak memaksa kebebasan seseorang untuk memilih kehidupannya sendiri, tetapi Tuhan mau kita selalu fokus pada ajaran-ajaran yang dapat membawa kita ke hal-hal yang lebih baik lagi. Supaya kita tidak terus menerus hidup didalam kedagingan yang dapat merusak relasi kita dengan Tuhan. Untuk itu marilah kita mengendalikan keinginan-keinginan daging kita yang besar dan marilah kita untuk terus berdoa supaya Tuhan dapat memimpin setiap jalan hidup kita kejalan yang lebih baik lagi, sehingga nama Tuhan selalu dimuliakan didalam hidup kita.
Ikon Theotokos Pengganda Gandum
15 Oktober 2023
Ikon Bunda Allah (Theotokos) “Pengganda Gandum”, dilukis atas restu dari Penatua Ambrosius (10 Oktober) dari biara padang gurun Visitasi Optina. St. Ambrosius, seorang pertapa besar Rusia pada abad ke-19, memiliki iman yang sangat kuat terhadap Bunda Allah. Secara khusus, ia menghormati semua Hari Raya Bunda Allah, dan pada hari-hari ini ia melipatgandakan doanya. Mukjizat pertama dari ikon suci ini disaksikan pada tahun 1891, ketika di seluruh Rusia terjadi kelaparan akibat gagal panen. Namun, di distrik Kaluga dan di ladang biara Shamordino, biji-bijian diproduksi. Pada 1892, setelah kematian St. Ambrosius, pelayannya Yohanes Cherepanov mengirim salinan ikon tersebut ke biara perempuan Pyatnitsa di distrik Voronezh. Di daerah ini ada ancaman kekeringan dan kelaparan, tetapi segera setelah Molieben dirayakan di depan ikon “Pengganda Gandum”, hujan turun dan mengakhiri kekeringan.
Referensi: Kita sebagai orang-orang yang berdosa, seringkali dalam hidup ini kita lupa untuk bersyukur kepada Tuhan dan jarang sekali berdoa kepada-Nya. Ikon Bunda Allah (Theotokos) “Pengganda Gandum”, dilukis atas restu dari Penatua Ambrosius (10 Oktober) dari biara padang gurun Visitasi, kita juga diajarkan untuk selalu percaya kepada Allah dan menaruh harapan kepada-Nya supaya apa yang kita lakukan atau yang kita kerjakan menjadi kemuliaan Tuhan. Mujizat Tuhan akan nyata dalam hidup kita jikalau kita selalu berdoa dan memiliki keyakinan serta iman yang teguh kepada Allah. Jagalah nous serta jiwa kita dari segala kuasa dosa sehingga kita tidak dikuasai oleh keingina-keinginan daging kita yang dapat merusak nous kita. Jikalau nous kita rusak, maka kodrat kita sebagai manusia akan melenceng dari apa yang menjadi kodrat kita yaitu untuk menjadi serupa dengan Allah. Jadi untuk itu jagalah hati untuk Tuhan supaya kita bisa mencapai kodrat kita untuk menjadi serupa dengan Allah dan bisa memperoleh keselamatan dari pada Tuhan.
Hari Minggu Kesembilan Belas Setelah Pentakosta (2 Korintus 11:31-12:9; Lukas 6:31-36)
Perintah yang paling mendasar dan utama adalah kasih! Ini adalah sebuah kata yang kecil, tetapi kata ini mengungkapkan sesuatu yang mencakup segalanya. Sangat mudah bagi kita mengatakan, “Kita harus mengasihi,” tetapi tidak mudah untuk mencapai kasih pada tingkat yang diperlukan. Juga tidak begitu jelas bagaimana cara mencapainya; itulah sebabnya Juru Selamat mengelilingi perintah ini dengan aturan-aturan lain yang menjelaskan: kasihilah seperti dirimu sendiri; dan segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.
Referensi: dari ayat alkitab diatas kita diajarkan untuk selalu berbuat kasih baik itu kepada sesama kita, musuh kita dan terlebih-lebih kepada Tuhan. terkadang kita sebagai manusia seringkali berfikir bahwa berbuat kasih itu sangat susah untuk kita lakukan apalagi berbuat kasih kepada musuh kita. itu merupakan suatu cara yang sangat susah untuk kita kerjakan dalam hidup kita yaitu berbuat kasih kepada sesama. Tetapi pada ayat alkitab diatas kita diajarkan untuk berbuat kasih kepada semua orang sama seperti Kristus yang telah memberikan kasin-Nya kepada kita, ketika Ia mati diatas kayu salib untuk menebus dosa-dosa kita. dengan berbuat kasi maka kita akan memperoleh kasih dari Tuhan, sehingga nous kita dapat dimurnikan kembali dan disucikan kembali dengan kasih Kristus didalam hidup kita.
St. Eupraxia, Putri Pskov
16 Oktober 2023
Santa Eupraxia, Putri Pskov (Euphrosynē di dunia), adalah putri Pangeran Rogvol’d Borisovich dari Polotsk, dan bibi dari Pangeran Dovmont-Timotius yang kudus (20 Mei). Ia juga merupakan istri Pangeran Yaroslav Vladimirovich dari Pskov. Pangeran Yaroslav melarikan diri dari Pskov ke Livonia, dan di sana ia menikahi seorang wanita Jerman. Bersama para ksatria Teutonik, ia melakukan beberapa serangan ke wilayah Rusia, dan pada 1231 ia berhasil merebut Izborsk. Setelah kepergian suaminya, Euphrosynē mengabdikan dirinya untuk melakukan karya-karya kesalehan. Pada tahun 1243, ia membangun sebuah biara di tepi Sungai Velika dan mendedikasikannya untuk St. Yohanes Pembaptis. Diyakini bahwa ia menjadi pemimpin biara tersebut. Sepuluh hari setelah kemartiran St. Eupraxia, keajaiban terjadi di atas makamnya, ketika mur keluar dari ikon Juru Selamat. Ikon itu disebut “Juru Selamat yang memancarkan mur.” Santa Eupraxia muncul di dua ikon. Di salah satunya, ia digambarkan sedang berdoa bersama Yohanes Pembaptis dan Rasul Andreas yang Dipanggil Pertama. Ikon lainnya berada di samping ikon Juru Selamat yang penuh keajaiban.
Referensi: manusia telah jatuh dalam dosa dan telah mengalami kerusakan Nous akibat dosa yang telah dilakukannya. Kita orang kristen yang percaya kepada Tuhan juga telah mengalami kerusakan nous dan jiwa. Maka dari itu kita membuthkan Allah untuk menyembuhkan nous kita yang telah rusak sehingga bisa berfungsi kembali. Salah satu cara untuk menyucikan nous kita yang telah rusak, maka kita harus melakukan apa yang dikehendaki Tuhan dalam hidup kita, dengan berdoa serta belajar untuk mengenal Allah dan hidup didalam Tuhan sehingga nous yang telah rusak dapat dipulihkan kembali oleh Tuhan. kita akan memperoleh keselamatan dari Tuhan jikalau kita melakukan apa yang dikehendaki Allah dalam diri kita. miliki iman yang teguh kepada Tuhan dan jangan pernah maragukan kasih Allah dalam hidup kita sehingga nous yang telah rusak menjadi berfungsi kembali dengan pertolongan Tuhan dalam hidup kita.
Senin (Filipi 2:12-16; Lukas 6:24-30)
Celakalah mereka yang kaya, yang kenyang, yang tertawa, dan yang dipuji. Tetapi kebaikan akan datang kepada mereka yang menanggung segala tuduhan yang tidak benar, pemukulan, perampokan, dan kesukaran. Hal ini sangat berlawanan dengan apa yang biasanya dipikirkan dan dirasakan oleh manusia! Pikiran Allah jauh dari pikiran manusia seperti jauhnya langit dari bumi. Bagaimana lagi? Kita sedang berada dalam pembuangan; dan bukan hal yang luar biasa bagi mereka yang berada dalam pembuangan untuk tersinggung dan dihina. Kita berada di bawah penebusan dosa; penebusan dosa terdiri dari kekurangan dan kerja keras. Kita sakit; dan yang paling berguna bagi orang sakit adalah obat-obatan yang pahit. Juru Selamat sendiri sepanjang hidup-Nya tidak memiliki tempat untuk meletakkan kepala-Nya, dan Dia mengakhiri hidup-Nya di kayu salib – mengapa para pengikut-Nya harus memiliki hidup yang lebih baik? Roh Kristus adalah roh yang siap untuk menderita dan menanggung dengan baik segala sesuatu yang menyedihkan. Kenyamanan, kesombongan, kemegahan, dan kemudahan semuanya asing bagi pencarian dan seleranya. Jalannya terbentang di padang gurun yang tak berbuah dan suram. Modelnya adalah pengembaraan bangsa Israel selama empat puluh tahun di padang gurun. Siapa yang mengikuti jalan ini? Setiap orang yang melihat Kanaan di seberang padang gurun, yang berlimpah dengan susu dan madu. Selama pengembaraannya, ia juga menerima manna, namun bukan dari bumi, melainkan dari surga; bukan secara jasmani, melainkan secara rohani. Semua kemuliaan ada di dalam.
Referensi: dari ayat diatas kita diajarkan untuk kita adalah orang berdosa dan memerlukan penebusan dari Allah supaya kita dibebaskan dari segala dosa tersebut. Pikiran Allah jauh dari pikiran manusia seperti jauhnya langit dan bumi. Pikiran manusia memikirkan bagaimana supaya memiliki harta yang banyak dan memikirkan kalau Tuhan tidak akan menebus dosa-dasanya atau mengampuninya. Tetapi Tuhan tidak berfikir seperti apa yang dipikirkan manusia Tuhan ingin kita menjadi orang-orang yang bebas dari segala jerat dosa yang telah memenuhi kehidupan kita. kita berada dibawah penebusan dosa, maka dari itu kita perlu melakukan kerja keras untuk mencari Tuhan dan menyadari segala dosa yang telah kita lakukan. Ketika kita telah mengalami pertobatan, maka kita harus bisa hidup didalam Tuhan dengan selalu berdoa dan bersyukur kepada Tuhan atas setiap anugerah yang telah kita terima dari Tuhan.
Ikon Theotokos Pembebas
17 Oktober 2023
Pada awal abad XIX, pertapa yang luar biasa, Konstantinus Theodoulos, adalah seorang biarawan di Gunung Athos. Sesepuh ini memiliki sebuah Ikon Theotokos yang sangat menakjubkan, yang telah dilukis sekitar 150 tahun sebelumnya. Setelah pertapa ini meninggal, Ikon tersebut diwariskan kepada murid Konstantinus, biarawan Martinian, yang tiba di Gunung Athos dari Yunani pada tahun 1821. Pada awal tahun 1841, Martinian meninggalkan Gunung Athos dan pergi ke kota Mavrovonē di keuskupan Sparta, di mana banyak mukjizat terjadi.
Penduduk di tempat itu mengalami bencana yang mengerikan: ladang, hutan, dan hampir semua tanaman mereka dihancurkan oleh belalang. Bergerak maju dalam massa yang banyak, belalang itu menghancurkan semua yang ada di jalan mereka. Pelarian belalang itu membawa mereka tepat ke kota Marathon. Pihak berwenang setempat menyuruh penduduk dari rumah mereka ke ladang, memaksa mereka untuk mengumpulkan serangga yang merusak, membuangnya ke dalam lubang, dan kemudian membakarnya, tetapi semua tindakan ini tidak efektif. Tampaknya semakin banyak belalang yang mereka bunuh, semakin banyak pula jumlahnya.
Orang-orang kehilangan semua harapan sehingga mereka berseru Moleben (doa), tetapi bencana tidak kunjung berakhir. Dengan ketakutan, penduduk desa berpaling kepada imam Alexis, seorang abdi Allah, yang tinggal di sebuah biara di dekat distrik yang malang itu. Dengan membawa beberapa relik suci, sang penyembah Allah ini menyarankan mereka untuk mengadakan Moleben dengan Prosesi Salib ke ladang mereka
Berita tentang mukjizat yang luar biasa ini menyebar ke seluruh penjuru daerah itu. Banyak orang yang menderita kelemahan fisik dan rohani berbondong-bondong datang kepada Ikon Bunda Allah dengan penuh iman. Rumah kecil sang Penatua selalu penuh sesak dengan orang-orang dan ia memutuskan untuk bersembunyi dari mereka, tetapi mereka menemukannya lagi.
Referensi: kita sebagai orang Kristen seringkali mengalami bencana yang dapat menggoyahkan iman kita kepada Tuhan, bahkan kita sering mengira kalau Tuhan tidak mengasihi kita makanya Ia memberi bencana kepada kita. Tindakan-tindakan kita tersebut membuat kita menjauh dari Tuhan dan memilih untuk tidak percaya kalau Tuhan mengasihi kita. Tetapi dari kisah Martir kita diajarkan untuk selalu berpegang teguh pada Allah bahwasanya Allah tidak pernah meninggalkan kita dan Ia juga mengasihi kita sehingga memberi kita cobaan-cobaan yang berat supaya kita dapat menjadi orang-orang yang kuat dalam menghadapi masalah-masalah hidup. Untuk bisa melewati setiap bencana hidup yang selalu ada dalam hidup kita, maka kita perlu Tuhan untuk memberi kita kekuatan supaya kita mampu melewati setiap cobaan-cobaan tersbut dengan berdoa dan melakukan apa yang dikehendaki Tuhan dalam hidup kita samapi kita dapat melewati cobaan tersebut. Tuhan tau kalau kita dapat melewati cobaan yang datang dalam hidup kita dan Tuhan tidak pernah memberi kita cobaan yang melampaui kekuatan kita, jadi kita harus selalu bersyukur dalam keadaan apapun.
Selasa (Filipi 2:17-23; Lukas 6:37-45)
Jangan menghakimi, tetapi mengampuni dan memberi… Sepertinya hal ini tidak ada gunanya, tidak ada manfaatnya. Tetapi lihatlah apa yang dijanjikan: jika kamu tidak menghakimi, kamu tidak akan dihakimi; jika kamu mengampuni, kamu akan diampuni; jika kamu memberi, kamu akan diberi. Saat ini manfaatnya belum terlihat, tetapi pasti akan datang bagi orang yang melakukan pengorbanan ini dari dalam hati – itu akan datang tepat pada saat ia sangat membutuhkan pengampunan dan tidak mengutuk. Betapa ia akan bersukacita ketika ia tiba-tiba dibuat layak untuk menerima hadiah-hadiah yang begitu baik seolah-olah tanpa bayaran! Dan sebaliknya, betapa orang lain akan bersedih dan berduka, karena ia tidak tahu bagaimana mengelola hartanya dengan baik! Ia sekarang ingin mengampuni segala sesuatu dan memberikan segalanya, tetapi sudah terlambat, segala sesuatu ada waktunya. Tidak semua orang mengejar keuntungan yang langsung masuk ke tangan mereka, segera setelah pengeluaran. Pepatah Rusia mengatakan, lemparlah roti dan garam di belakang kamu, maka kamu akan menemukannya di depanmu. Tindakan semacam ini benar-benar seperti melempar sesuatu, tetapi dalam hal ini tidak dilemparkan ke bawah kaki untuk diinjak-injak, tetapi ke tangan Tuhan. Tangan-tangan ini adalah tangan yang benar, dan pasti akan mengembalikan apa yang mereka terima. Berpeganglah pada iman dan pengharapan.
Referensi: Ayat alkitab diatas mengajarkan kita untuk tidak saling menghakimi satu sama lain, tetapi kita harus bisa saling mengampuni setiap orang yang telah berbuat jahat kepada kita dan menciptakan kasih kepada mereka yang menganggap kita sebagai musuh. Tuhan mengajarkan kita untuk saling mengampuni bukan saling menghakimi satu dengan yang lain, tetapi marilah untuk terus menjadi orang-orang yang penuh dengan kasih sama seperti Kristus yang telah mengampuni kita dan yang telah mengasihi kita.
Ikon Theotokos Machairotissa
18 Oktober 2023
Ikon Machairotissa (Μαχαιριώτισσα) adalah ikon keajaiban Bunda Maria di Biara Machaira Suci di Siprus. Ikon ini secara historis dan spiritual terkait dengan Biara, yang namanya diambil dari sejarah Ikon tersebut.
Ikon ini diyakini sebagai salah satu dari 70 ikon Theotokos yang dilukis oleh Rasul Lukas, dan pada saat itu terletak di atas Soros Suci (peti yang berisi Jubah dan Selempang Theotokos) di gereja Bunda Maria di Blachernae (Lihat 2 Juli dan 31 Agustus). Hal ini diperkuat oleh tulisan “Hagiosoritissa” pada Ikon, yang kemudian diubah menjadi “Machairiotissa,” dari kata Yunani artinya “pisau” (μαχαίρι). Menurut tradisi lisan, seorang pertapa membawa Ikon Hagiosoritissa ke Siprus dari Konstantinopel selama periode Ikonoklastik (716 – 843), dan menetap di sebuah gua di lokasi di mana biara itu berdiri saat ini. Setelah pertapa tersebut menghadap Tuhan, Ikon tersebut dilupakan dan pintu masuk gua disegel hingga abad XII, ketika Theotokos memberikan pisau kepada para pertapa suci Neophytos dan Ignatius (13 Desember), agar mereka dapat memotong semak-semak dan menemukan Ikon tersebut. Ketika St. Neofitos beristirahat, seorang biarawan tua lainnya, Pastor Prokopios, bergabung dengan Ignatius. Persaudaraan mereka semakin besar, sehingga kedua Pastor ini memutuskan untuk membangun sebuah biara yang akan diatur sesuai dengan aturan cenobitic yang diikuti oleh pusat-pusat biara besar pada masa itu.
Referensi: Ikon Theotokos Machairotissa adalah suatu keajaiban Bunda Maria di Biara Machaira Suci di Siprus. Dalam kehidupan kita orang berdosa yang telah dikuasai oleh keinginan-keinginan daging yang dapat menjauhkan kita dari Tuhan. marilah kita untuk meminta pertolongan Tuhan, karena kita adalah orang berdosa dan telah mengalami kerusakan nous. Jadi untuk itu berdoa kepada Tuhan supaya kita dapat memperoleh pengampunan dari Tuhan sehinggga nous kita yang telah rusak dapat dipulihkan kembali oleh Tuhan. berdoa dan bersyukur kepada Tuhan serta melakukan apa yang dikehendaki Allah dalam hidup kita itu adalah salah satu cara untuk menyucikan dan menyembuhkan nous kita yang telah rusak dan dapat di berfungsi kembali lewt tindakan-tindakan kita yang sesuai dengan kehendak-Nya.
Rabu (Filipi 2:24-30; Lukas 6:46-7:1)
Mengapa kamu memanggil Aku: Tuhan, Tuhan, tetapi tidak melakukan apa yang Kukatakan? Mengapa mereka memanggil Dia Tuhan, tetapi tidak melakukan kehendak Tuhan, artinya, mengapa mereka tidak mengakui ketuhanan-Nya dalam perbuatan mereka? Karena mereka hanya memanggil dengan lidah mereka, dan tidak dengan hati mereka. Seandainya hati mereka mengucapkan, “Tuhan, Engkaulah Tuhanku,” maka kesiapan yang sempurna akan ada di dalamnya untuk tunduk kepada Dia yang mereka akui sebagai Tuhan mereka. Namun karena mereka tidak memiliki hal ini, maka perbuatan mereka tidak sesuai dengan lidah mereka, sedangkan perbuatan selalu sesuai dengan hati. Baiklah, jadi tidak ada gunanya memanggil, “Tuhan, Tuhan”? Tidak, tidak demikian. Tetapi penting untuk membuat kata-kata lahiriah sesuai dengan kata-kata batin yaitu perasaan dan watak hati. Duduklah dan renungkanlah Tuhan dan dirimu sendiri: siapakah Tuhan dan siapakah saya? Pikirkanlah apa yang telah dan masih dilakukan Tuhan untuk kamu, mengapa kamu hidup dan bagaimana hal itu akan berakhir. Kamu akan segera sampai pada keyakinan bahwa tidak ada cara lain selain dengan teguh memenuhi seluruh kehendak Tuhan; tidak ada jalan lain bagi kita. Keyakinan ini melahirkan kesiapan untuk memenuhi dalam perbuatan apa yang diungkapkan oleh kata “Tuhan”. Dengan kesiapan seperti itu, sebuah kebutuhan akan pertolongan dari atas akan terbangun, dan dari situ muncullah doa: “Tuhan, Tuhan! Tolonglah saya dan berikanlah saya kekuatan untuk berjalan dalam kehendak-Mu.” Dan panggilan ini akan berkenan kepada Tuhan.
Referensi: dari ayat alkitab diatas kita diajarkan untuk selalu percaya kepada Tuhan dan melakukan apa yang dikehendaki Tuhan dalam hidup kita. Tuhan telah menebus segala dosa kita dan telah menyembuhkan nous kita yang sudah tidak berfungsi kembali dan menjadi berfungsi kembali. Berdoa, beribadah serta memiliki kerendahan hati itu adalah cara kita untuk menyucikan hati kita yang telah rusak dan hubungan kita dengan Tuhan menjadi lebih baik lagi jika kita melakukan apa yang dikehendaki oleh Tuhan dalam hidup kita. mengendalikan segala keinginan daging kita dan memilih hidup didalam Tuhan dan memiliki kehidupan yang kudus.
Nabi Yoel
19 Oktober 2023
Nabi Yoel (800 SM) menubuatkan kehancuran Yerusalem. Ia juga menubuatkan bahwa Roh Kudus akan dicurahkan ke atas semua orang, melalui Juru Selamat dunia (Yoel 2:28-32).
Penulis nyanyian rohani Anatolius menghubungkan nubuat Yoel dengan Kelahiran Tuhan. Dalam Pujian di Matins pada hari Minggu setelah Kelahiran, ia merujuk pada Yoel 2:30, mengatakan bahwa darah merujuk pada Inkarnasi, api pada Keilahian, dan tiang-tiang asap pada Roh Kudus.
Referensi: kita sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, kita diajarkan untuk memiliki kehidupan yang kudus, dan mau menjadi pengikut-pengikut Kristus yang setia didalam Tuhan. Yoel adalah orang yang memiliki keyakinan yang teguh kepada Allah, dan yang percaya kepada Allah sebagai Juru Selamat umat manusia. Jadi untuk itu marilah kita menjadi orang-orang yang dipimpin oleh Tuhan dan orang-orang yang mau mengikut Tuhan kedalam jalan yang terang. Kita harus percaya bahwa Tuhan adalah Juru Selamat kita, jangan pernah menyangkal Tuhan dalam hidup kita dan terus berdoa supaya Tuhan menyertai kehidupan kita dan memberkati kehidupan kita.
Kamis (Filipi 3:1-8; Lukas 7:17-30)
Nabi Yohanes Pembaptis mengutus para muridnya untuk bertanya kepada Tuhan: apakah Dia yang harus datang? Atau haruskah mereka mencari yang lain? Ia tidak menanyakan hal ini untuk dirinya sendiri, tetapi untuk murid-muridnya, karena ia tahu persis siapa Yesus Kristus, karena ia diberitahu tentang hal ini dari surga. Murid-murid mencari jawaban atas pertanyaan ini bukan karena rasa ingin tahu yang kosong, tetapi karena keinginan yang tulus untuk mengetahui kebenaran. Kepada orang-orang seperti ini, tidak perlu banyak bicara; Tuhan tidak berbicara, hanya menunjukkan apa yang telah dicapai oleh-Nya pada waktu itu. Perbuatan-perbuatan ilahi menjadi saksi keilahian-Nya. Hal itu begitu jelas sehingga para penanya tidak lagi bertanya. Inilah yang selalu terjadi. Kuasa Allah hidup di dalam Gereja; seorang pencari kebenaran yang tulus akan segera merasakannya dan yakin akan kebenaran ini. Kepastian melalui pengalaman ini mengakhiri semua pertanyaan dan sepenuhnya menenangkan. Orang yang tidak mau percaya, dan setelah kehilangan imannya, mulai mencari di dalam Gereja dan Kekristenan bukan dasar-dasar iman, tetapi alasan-alasan untuk membenarkan ketidakpercayaannya, tidak akan menemukan petunjuk-petunjuk yang memuaskan. Ia menganggap ketidakpercayaannya beralasan, meskipun dasar-dasarnya kecil dan tidak signifikan. Hatinya menginginkan hal ini itulah sebabnya semuanya dapat ditoleransi.
Referensi: Dari ayat alkitab diatas kita diingatkan untuk bisa selalu menjaga iman kita kepada Kristus dengan taat beribadah kepada-Nya dan melakukan apa yang sesuai dengan kehendak Allah. Terkadang kita sering melupakan Allah dalam hidup kita, yaitu dengan tidak berdoa kepada Tuhan dan melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan kehendak Allah. Marilah kita terus percaya kepada Tuhan, bahwa Ia adalah Juru selamat kita dan yang akan mengaruniakan kepada kita keselamatan serta kehidupan yang kekal. Lakukanlah apa yang bisa menyenangkan hati Tuhan dan tetap berjaga-jaga dari segala kuasa duniawi yaitu keinginan daging kita. seringkali kita tidak bisa mengendalikan diri kita akan keinginan-keinginan daging kita yang bisa merugikan orang lain dan yang bisa membuat Tuhan kecewa. Untuk mengatasi keinginan-keinginan daging kita yang tidak bisa kita kendalikan itu, maka kita membutuhkan Tuhan, pimpinan Tuhan supaya kita dapat mengendalikan apa yang menjadi keinginan-keinginan kita tersebut. Berdoalah kepada Tuhan dan tetap taat pada setiap pimpinan Tuhan supaya nous dan jiwa kita dapat dijauhkan dari segala sakit dosa. Sehingga kita dapat memperoleh kodrat kita sebagai manusia yaitu untuk menjadi serupa dengan Allah.
JESUS PRAYER
Jesus Prayer merupakan doa yang sangat sederhana, dapat diingat dalam hitungan menit dan dapat kita lakukan saat melakukan segala sesuatu. Begitu penuh dengan kebijaksanaan yang sangat memiliki arti yang dalam, sehingga orang yang selalu melakukan Jesus Prayer akan hidup secara rohani dan dapat mengingatnya dalam keadaan apapun. Dengan melakukan Jesus Prayer orang dapat memiliki kerendahan hati serta mampu melewati setiap masalah yang hadir dalam hidupnya. Kita dapat melakukan Jesus Prayer dengan memohon pengampunan dari Tuhan serta meminta kasih karunia Tuhan untuk memimpin setiap kehidupan kita agar nous kita dapat terjaga dari segala hukum dosa. Doa adalah kehidupan rohani orang kristen yang percaya kepada Tuhan, doa sangat penting bagi kehidupan kita karena merangkum semua inti dari iman kita. Jesus Prayer bertujuan untuk mengalami penyatuan dengan Tuhan dan membawa kita dalam hadirat Tuhan. Jesus Prayer menuntut kita menuju arah keilahian Kristus. Doa juga merupakan cara manusia untuk bisa terhubung dengan Allah dan juga dapat membawa kita kepada keselamatan akan Allah. Jadi marilah kita untuk melakukan Jesus Prayer dalam keadaan apapun, doa ini dapat membantu kita untuk bis melewati setiap cobaan-cobaan yang terus berganti didalam hidup kita. jadi lakukanlah Jesus Prayer supaya kita dapat mendapat keselamatan dari Allah dan sehingga Nous dan Jiwa kita tetap terjaga dari segala dosa dan kita dapat hidup didalam iman kita kepada Kristus. Dengan melakukan Jesus Prayer kita dapat terbebas dari dosa dan sehingga nous kita dapat terjaga dari segala kuasa dosa.